nyekolahin anak di paud eksklusif? siapa takut

nyekolahin anak di paud eksklusif? siapa takut

oleh Handy Abie Wildan pada 23 Februari 2012 pukul 23:12 ·

Maraknya sekolah pra TK atau Paud , menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi kalangan praktisi dan pemerhati pendidikan. Kekhawatiran tersebut muncul dikarenakan banyaknya PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang eksklusif. PAUD eksklusif ini harus hati-hati. Dikarena dia akan bertemu dengan kehidupan yang beragam. Seperti diuangkapkan staf ahli bidang pendidikan gubernur provinsi ini, Budi Santoso Wignyosukarto. sementara pihaknya  dan Dinas Pendidikan Provinsi DIY mencoba melihat dan mengamati PAUD yang eksklusif tersebut.

Sekolah eksklusif tidak diperkenankan karena sebagian besar hanya dapat dijangkau kalangan tertentu saja. Pendidikan semacam itu dianggap berbahaya karena tidak membiasakan siswa yang nanti harus bisa menghadapi lingkungan dengan tantangan yang beragam.ditambahkannya bahwa ketika pendidikan eksklusif telah diterapkan sejak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), misalnya, kemudian berlanjut ke sekolah dasar (SD) yang eksklusif pula, maka justru akan merugikan siswa itu sendiri.

Menanggapi fenomena kekhawatiran tersebut , andi seorang pemerhati pendidikan yang juga sering menggelar event yang berkaitan dengan pendidikan mengungkapkan bahwa kekhawatiran tersebut sangatlah berlebihan. Menurutnya adalah hal yang wajar bila para orang tua siswa paud eksklusif menginginkan pendidikan yang khusus bagi anaknya disamping karena factor keamanan dan kenyamanan. Seiring berkembangnya anak, secara inctingtif anak akan belajar sendiri untuk memilih dan memilah, disinilah peran sesungguhnya dari orang tua, contoh dan tauladan orang tua lah yang akan membentuk karakter anak.

Penggagas zevanie enterprise yang pada tgl 26 feb nanti akan menggelar workshop metode pembelajaran anak hebat ini di jogja gallery, menggaris bawahi, orang tua tidak perlu khawatir menyekolahkan anaknya di paud eksklusif, yang penting berilah suri tauladan yang baik untuk anak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s